Showing posts with label daily life. Show all posts
Showing posts with label daily life. Show all posts

Jan 4, 2015

2015

Sedikit terlambat, tapi Selamat Tahun Baru 2015!

Jujur saja, saya senang dengan datangnya tahun 2015 ini. Senang karena saya berhasil melewati tahun 2014 dengan baik dan selamat,. Senang karena saya punya banyak harapan untuk Tahun Domba ini.

Saya tidak akan menuliskan resolusi muluk ataupun kata-kata puitis mengenai tahun yang telah berlalu dan tahun yang baru ini. Yang jelas, saya merasa bahwa di tahun ini, hal-hal baik akan terjadi. Pintu-pintu menuju mimpi saya akan mulai terbuka.

Jadi, apa harapan kamu di tahun 2015 ini? :)




Dec 8, 2014

[COVER] Sayoko (Little Girl of the Night)

Suatu hari, ketika sedang browsing Soundcloud, saya menemukan cover dari sebuha lagu berjudul Sayoko. Dari judulnya, jelas lagu ini adalah lagu Jepang, dan ketika pertama kali mendengarnya, saya jatuh cinta dengan musik dan irama lagu ini tanpa mengerti arti dari lagu ini.

Lalu, saya cari terjemahan dari liriknya. Ternyata, lagu ini agak-agak depressing ya. -___-

Sayoko sendiri adalah nama gadis yang cukup umum di Jepang, jadi saya berasumsi karakter "Aku" dalam lagu ini bernama Sayoko. Tapi, cara penulisan namanya [小夜子] dapat dibaca sebagai Little Girl of the Night.

Lagu ini bercerita tentang seorang gadis yang kesannya sudah tidak punya tujuan hidup dan ingin mati saja. Dari ciri-ciri yang tergambar, sepertinya tokoh Sayoko ini menderita penyakit mental tertentu. Hal ini tergambar dari sikap apatisnya terhadap dunia, serta betapa dia 'lelah' untuk hidup. Bahkan di awal lagu, disebutkan bahwa dia mengkonsumsi obat.

Tema yang lumayan berat dan depressing, memang. Jika membaca terjemahan liriknya, rasanya hati saya seperti ditarik-tarik. Lirik dan terjemahannya bisa ditemukan di sini:

Lagu Sayoko ini termasuk lagu Vocaloid yang dinyanyikan menggunakan karakter Hatsune Miku. Iya, karakter imut-imut dengan suara melengking itu. Ternyata banyak lagu-lagu vocaloid yang lumayan dark and depressing. Tapi memang harus diakui, lagu-lagu vocaloid juga banyak yang catchy dengan aransemen yang keren dan digarap secara serius. Setelah mendengar beberapa lagu Vocaloid, Sayoko menjadi salah satu favorit saya.

Nah, beberapa hari yang lalu, saya terpikir untuk mengisi akun soundcloud saya dengan hobi saya yang satu lagi: menyanyi. Saya suka menyanyi, dan lagu ini cukup easy listening, serta masuk dalam range suara saya ayng lumayan pas-pasan. Jadilah ketika saya sedang sendirian di apartemen, saya coba menyanyikannya dan direkam.

Saya menggunakan lirik versi bahasa Inggris yang diadaptasi oleh fan. Walaupun saya lebih suka lirik aslinya, tapi suara dan lidah saya lebih bersahabat menyanyikan yang bahasa Inggris. Tidak seperti cara rekaman anak-anak Soundcloud kebanyakan, karena saya hanya ingin tes rekaman dan ingin tahu suara saya akan terdengar seperti apa, saya menyanyikan semua bagian dari lagu dalam satu kali tarikan, tidak ada tambal-sulam ataupun tambahan suara dua. Karena saya juga tidak terlalu bisa mixing, hahaha...

Ini awalnya saya nyanyikan begitu saja diiringi musik instrumental yang mengalundari speaker saya. Jadi ketika rekamannya selesai, memang suara musiknya jadi cempreng. Seorang teman membantu untuk menumpuk instrumentalnya lagi sehingga musiknya terdengar bagus, walau suara saya jadi agak mendem, hahaha... Yah, tapi namanya juga percobaan.

Lain kali, saya akan rekaman dengan serius dan mixing yang bagus. Untuk sekarang, ini hasil percobaan rekaman ala-ala saya yang pertama. XD

Lirik versi bahasa Inggris yang saya gunakan ada di sini:



Aug 31, 2014

Akhirnya, sudah terbit!!

Setelah penantian yang lama... #halah

Akhirnya, buku saya sudah di tangan!! Senang banget!



Kemungkinan, minggu ini sudah merambah toko buku di Jabodetabek. Untuk daerah di luar Jabodetabek pun akan segera menyusul.

Ayo, segera dapatkan di toko buku kesayangan kamu! Ditunggu juga ya feedback atau review-nya, makasiiih :)


May 7, 2014

Suara Dalam Keheningan

Apa kamu menyadari? Saat kamu sendirian di suatu ruangan, terutama ketika malam hari dimana hingar-bingar kehidupan tak lagi terdengar, kamu bisa mendengar macam-macam suara.
sumber: google

Baru-baru ini, rumah kost tempatku tinggal di daerah Tebet kedatangan banyak anak baru. Ada lima gadis lulusan SMA yang sedang mengikuti kursus intesif selama sebulan di beberapa BTA yang bertebaran di kawasan ini. Kehadiran mereka membuat tidurku di malam hari jadi lebih tenang.

Hampir setahun ini, rumah kos yang memiliki delapan kamar tidur hanya dihuni aku saja. Kamar-kamar kos terletak di lantai dua rumah induk semangnya, dimana dia tinggal di lantai satu. Meski aku tahu ibu kos dan anak lelakinya tinggal di bawah, tetap saja ketika kau satu-satunya penghuni lantai dua dengan tujuh kamar kosong lainnya, kau akan merasa sendirian, kan?

Biasanya ketika pikiran sedang 'sehat', aku tidak merasa sendirian di malam hari itu masalah. Tapi, kadang-kadang ada kalanya aku paranoid. Aku memang bukan tipe yang tidur cepat, biasanya aku baru akan tidur jam 11 malam ke atas. Kalau sudah mendekati tengah malam itulah, ketika suara aktivitas manusia di luaran juga sudah mulai terhenti, aku akan mendengar macam-macam suara.

Bukan suara yang berisik, ya. Sekedar suara gesekan benda berat, atau terkadang suara ketukan entah benda apa. Kadang suaranya seperti orang memukul paku dengan palu. Kadang seperti ada yang mengetuk langit-langit. Aku tidak tahu dari mana suara-suara itu berasal (mungkin memang ada tetangga yang sedang memasang paku?) dan aku tidak terlalu ingin tahu.

Kalau mau dipikir dengan logika, suara-suara itu mungkin bunyi 'house settling' (aku tidak bisa menemukan terjemahan yang pas. Intinya, sih, bunyi peralatan rumah tangga yang menggema di malam hari dan tertangkap telinga karena suasana yang sunyi di malam hari). Tapi di malam-malam aku merasa paranoid, bunyi-bunyian itu membuatku terkaget-kaget.

Jadi, sering juga aku tidur dengan semua lampu menyala.

Sekarang mungkin bunyi-bunyian itu masih ada. Tetapi karena aku tahu ada banyak orang di sekitarku, aku tidak terlalu mendengar bunyi-bunyi itu. Telingaku tidak seperhatian itu dengan mereka.

Bagaimana dengan kamu? Pernahkah kamu mendengar suara-suara dalam keheningan?










Jakarta, 07 Mei 2014 
Jam 23:23

May 4, 2014

Anak Kucing yang Menyeberang

Malam ini, aku melihat sesuatu yang menyedihkan.

Seekor anak kucing bertubuh kurus yang berjalan agak sempoyongan, sedang berusaha menyebrang jalan, ketika tiba-tiba ada mobil lewat yang dengan "santai"nya lewat begitu saja.

Aku hanya bisa melihat dari pinggir, berharap anak kucing itu sudah melompat menghindar, tetapi kulihat anak kucing itu terlindas ban belakang mobil. Syok, dia melompat dan menggelepar ke pinggir jalan. Aku terdiam untuk sesaat melihatnya, lalu menghampirinya yang terbaring di tanah berlumpur setelah hujan.

Badannya mengejang dan melonjak tak beraturan. Mulutnya terbuka, tersentak seperti akan mengeluarkan nyawanya. Aku tahu, dia sudah tidak mungkin diselamatkan. Meski tidak ada darah yang terlihat (atau mungkin karena gelap?) dia sedang meregang nyawa.

Aku berjongkok, mengabaikan larangan pacarku untuk menyentuhnya karena dia berlumpur, dan kami baru mau makan malam, tetapi aku ingin membelai kepalanya. Aku tahu dia sebentar lagi akan mati, karena itu aku ingin setidaknya membuatnya tidak merasa sendirian.

Jadi, aku belai kepalanya. Dagunya. Panjang hidungnya. Aku mencoba menenangkan dia yang kesakitan, dan sedikit--hanya sedikit--lega saat merasakan anak kucing itu lebih tenang meski masih mengejang kesakitan.

Lima menit aku hanya bisa membelainya, sampai akhirnya aku merasakan tubuhnya mendingin dan jantungnya berhenti berdetak.

Aku tidak menangis.

Pikiranku kosong. Setelah semua selesai, aku mencari toilet terdekat untuk mencuci tangan sampai bersih, lalu keluar dan menemui pacarku yang menunggu di depan.

Aku memutuskan pindah ke tempat lain untuk mencari makan malam. Dia setuju.

Barulah saat dia menepuk punggungku pelan, airmata meluncur di pipiku.

Maaf, kucing kecil. Aku tidak bisa berbuat banyak untukmu. Tapi aku percaya, Tuhan menyayangimu karena dia mengambilmu ketimbang membiarkanmu berjuang sendirian di kehidupan yang keras ini.

Aku percaya, kamu sudah menyeberang ke tempat yang lebih baik.


ilustrasi anak kucing. Sumber: google

Apr 30, 2014

Apr 14, 2014

Dua Puluh Enam

Tepat seminggu yang lalu, pada tanggal 7 April, aku berulangtahun yang ke-26. Rasanya agak surreal bahwa aku sudah memasuki paruh kedua usia duapuluhan. Sepuluh tahun yang lalu, sepertinya aku membayangkan di usai segini, pastilah aku sudah tumbuh jadi wanita dewasa, yang bekerja eight-to-five di kantor elit. Bahkan mungkin, sudah menikah.

Kenyataannya?

Haha.

Boro-boro menikah, merasa dewasa saja belum. Aku nggak merasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Masih berwajah dan berjiwa childish muda, hehe. Tentu bukan berarti tidak ada perubahan sama sekali. Tapi tidak semua perubahan itu positif.

Kadang aku merasa, aku kurang menyukai beberapa bagian dari diriku yang sekarang.

Karena itu, di usia ke-26 ini, aku ingin bisa menjadi lebih baik. Lebih semangat. Lebih berprestasi. Lebih kurus. :p

Di ulangtahun ke-26, memang ada hal-hal yang nggak bisa kudapatkan walaupun ingin. Tapi aku juuga belajar untuk mensyukuri kebahagiaan-kebahagiaan "kecil" yang bisa aku dapatkan.

Terimakasih Mama, adikku, sahabatku, juga orang yang sudah setahun berjalan bersamaku. Kalian sudah membuat hari itu indah :)

Tahun ini, aku dapat macam-macam benda lucu :D

Boneka Brown & Cony dari pacar :D


Paperclip holder bentuk kucing dan beauty kit dalam case beruang dari teman-teman tercintah

Sekali lagi, terima kasih untuk semua orang yang sudah membuat ulangtahunku menyenangkan :D



Apr 4, 2014

Satu Tahun

Dear you,

Nggak terasa ya, kita baru sudah setahun bersama. Dua belas bulan itu bisa dilihat sebagai waktu yang lama, tapi sebenarnya hanya sebuah permulaan. Mungkin usia kebersamaan kita baru satu tahun, tapi rasanya dalam satu tahun ini, sudah banyaaaak sekali yang terjadi ya?

Looking back, kita sepertinya sudah ditempa krisis sekitar 1 bulan setelah jadi. tiga bulan berikutnya juga lumayan up and down. Sepertinya 'honeymoon phase' kita malah banyak banget cobaannya. And sometimes it made me think, man, baru sekarang udah kayak gini, nantinya gimana ya?

Tapi, di sisi lain aku juga bisa bilang; hey we got through those shits. Kita pasti bisa juga menghadapi kerikil, batu sandungan or whatever life is going to throw us. Right? Or that's what I choose to believe anyway.

So. Yeah, tanpa bermaksud mendahului Tuhan, mari kita tidak pesimis dan berharap akan ada lagi anniversary-anniversary berikutnya buat kita, bukan lagi 'monthlyversary', as I like to dub it :D

Happy first Anniversary!



Mar 6, 2014

February-March haul...of sort...

So, just within the past month, I managed to buy LOTS of things... well maybe not that much compared to those beauty bloggers when they have a haul, but for me, it's enough to eat away my salary, hahaha... Though I don't regret most of my purchase, coz they're either the things I was so curious to try or those which gave satisfactory results :D

Anyways, so here are my to-review items:


Okay, let's list them down now!

Mane 'n Tail Original Shampoo & Conditioner
I just start using this shampoo and conditioner. Have not seen any drastic change, of course. But after washing my hair with it and the conditioner, my hair feels really clean and light, also soft to the touch. It looks like it has more volumes, too. Haha...


I've read many great reviews about this pair of shampoo and conditioner. I'm hoping to get a visible result after one month of usage. Wish me luck!!



Next is, these lipsticks. Oriflame Color Drop in Melting Pink, Revlon ColorStay Silky Smooth in Satin Rosewood and NYX Soft Matte Lip Cream in Pure Nude. Judgin by the shades of these, you might have guessed that I prefer sheer, nude or very natural color for my lips.  So far I like them all. Will write individual review for each of them, I guess.

Oh, and there's the Revlon Photoready Sculpting Blush in Berry too, but I have a mixed feeling about it :(

And then we have these batch of creams (and a face spray, haha!). Do you see that cute grey thing? It's the Nature Republic's Friends Hand cream that I got as a present from a journalist that was sent to the US for my client's event. I happened to be helping with the arrangement and then she bought me this! OMG I barely know the lady!

Anyways next are: Orifalme Pure Nature Organic Aloe Vera & Arnica Extract Soothing Face Cream, Oriflame Milk & Honey Gold Nourishing Hand & Body Cream, and Mustika Ratu Oxygenated Spray Green Tea Mist. Will also write about them later :D



Last but not least, these Etude House Drawing Eye Brow in brown and Mizzu Power Volume Mascara. I actually also have Mizzu eyeliner but I left it home and didn't bring it to my dorm huhuh... Anyways I'm in love with this eye brow pencil. And as much as I dislike wearing mascara, this one by Mizzu is quite easy to clean so I don't mind. Not that I use it often though... hahaha...

Since a friend I hang out with at uni started becoming an oriflame consultant, I think I will try more of their products.. But I will still also buy Korean makeup when I have the money and actually need to. For now though, I want a bronzer by NYX, coz clearly, the Revlon Photoready Sculpting brush is a disappointment in the bronzing/contouring department, coz the supposed bronzer kind of has ZERO color payoff. The blush and highlighter are better though. Will go more into details later when I actually have the time.

Anyways, here it is for now... I need to go home from the office huhuh. Later!

Jan 23, 2014

Jadi Ceritanya Saya Ketagihan Main Game...

Disney City Girl, of all things. .___.


Ini 'rumah'ku, hahaha... Kangen sekali main game yang bisa dekor rumah sambil gonta-ganti baju ala The Sims :D

Disney City Girl ini seperti gabungan antara The Sims Social sama Sorority Life, game yang pernah saya mainkan sekitar tiga tahun silam di Facebook juga. Sayangnya karena tidak ada karakter cowok di game ini, jadi gak bisa 'pacaran'deh, hahaha...

Anyway. Selain DCG ini, yang belakangan banyak menghabiskan waktu saya (di samping kerjaan dan tugas kuliah) adalah...



Ya, saya memang suka horror, walaupun penakut. Dan di blog ini, banyak sekali cerita horror menarik yang tidak seperti cerita-cerita kebanyakan yang beredar di internet. Tapi buat yang penakut banget gak disarankan sih, nanti malah kebayang-bayang :D

Segitu dulu deh update dari saya. Mending juga ada yang baca, hahaha... ciao.




Dec 11, 2013

Kisah Sedih di Hari Senin

Innalillahi wa Inna Illaihi Raji'un...




Katanya, salah satu hal yang tidak boleh didoakan adalah: Meminta agar hujan berhenti. Karena, hujan yang bagi kita mungkin mengganggu aktifitas, bisa saja merupakan berkah bagi orang lain.

Senin lalu saya dikejutkan dengan berita kecelakaan KRL Commuter Line jurusan Serpong-Tanah Abang mengalami kecelakaan di kawasan Bintaro. Berita yang pertama kali saya baca di situs berita antaranews.com dilaporkan oleh warwatan Antara yang kebetulan menjadi korban selamat dari kecelakaan tersebut.

Berita mengenai kecelakaan itu sempat membuat saya termenung, kemudian seharian itu saya terus mencari-cari perkembangan beritanya dengan sedikit obsesif. Maklum, commuter line itu adalah jurusan yang biasa saya naiki kalau pulang-pergi kerja dari rumah di daerah Bintaro. Meski saya kos di dekat tempat kerja dan hanya naik kereta setiap hari Senin dan Jumat. Gerbong yang paling nahas adalah gerbong wanita, yang terletak di rangkaian palig depan. Saya juga selalu naik gerbong terdepan.

Sore itu saya langsung sholat dan atas saran Mama, sujud syukur masih dihindarkan dari kejadian semacam itu. Sempat ada rasa takut untuk naik kereta di gerbong wanita lagi--mungkin akan lebih aman naik di gerbong tengah. Karena memang kalau ada apa-apa, pasti gerbang paling ujung yang kena duluan.

Kejadian itu membuat saya merasa... kematian itu bisa dekat sekali ya. Padahal saya tidak berada di kereta itu. Tidak terbayangkan bagaimana perasaan orang-orang yang terlibat oleh kecelakaan itu.

Yang saya baca di berita-berita di portal berita online, memadamkan api yang ganas melalap kereta dan truk tangki itu pun bukan perkara mudah. Butuh dua jam lebih sampai api benar-benar padam. Bahkan, ada petugas pemadam kebakaran yang nyaris ikut terbakar saat bertugas. Ya Allah, seram sekali.

Akhirnya, hujan lebat datang mengguyur, membantu menjinakkan nyala api tersebut. 

Banyak korban luka yang masih menjalani perawatan intensif, ataupun masih memulihkan diri dari shock dan trauma. Saya sungguh berharap seluruh korban selamat dari kecelakaan ini bisa segera pulih.

Hingga hari ini sudah tujuh nyawa yang melayang. 

My deepest condolences to those who are left behind, and may their souls are given the best place in the afterlife.


 

Dec 5, 2013

Kerja, Kerja, Kerja...

Beberapa bulan belakangan ini, kerjaan rasanya datang terus-menerus tanpa istirahat, hahah. Dalam jangka waktu satu bulan saja sudah akan tiga kali saya keluar kota. Akibatnya, kuliah pun terbengkalai. Saya sudah mencoba bicara sama dosennya, bahwa tiga dari lima absen saya dalah untuk pekerjaan dan sudah bawa surat, tapi sepertinya beliau tetap tunduk sama aturan kampus bahwa batas maksimal absen adalah lima kali. Kayaknya saya pasrah aja kalau utuk mata kuliah satu ini nggak lulus gegara absen  ≡(▔﹏▔)≡

Beberapa kali juga saya sering bawa kerjaan pulang ke kosan, walaupun laptopnya baru disentuh pagi, setidaknya kerja di balkon sambil menghirup udara pagi jauh lebih menarik ketimbang duduk di meja kantor, hahaha...

Kadang saya mikir, is it good to be working so much? Kok sepertinya 80% waktu saya keape untuk mengurus kerjaan. But then as I sat there in the morning air, working on my report, I thought, "Hey. This isn't so bad.".

Mungkin karena udara pagi waktu itu. Mungkin juga karena tiba-tiba saya ingat betapa saya menginginkan pekerjaan ini, delapan bulan lalu. Betapa saya menginginkan perubahan dalam rutinitas saya yang monoton selama tiga tahun belakangan, pada saat itu.

And this job gave me that. Perubahan. Banyak hal baru yang saya temui dalam pekerjaan ini; hal yang harus ddipelajari dan dikuasai. Salah satu job desk yang diberikan ke saya juga sesuatu yang sangat bisa saya kuasai berdasarkan pengalaman di pekerjaan sebelumnya. Saya jadi bertemu banyak orang hebat, seperti seorang survivor kanker payudara yang masih terus berjuang hingga sekarang. Lalu juga bertemu selebritas yang kadang menjadi moderator atau pembawa acara pada event klien kami. Belakangan juga saya mulai sering ke luar kota, ke tempat-tempat yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya. It's great that I always have at least a little bit of free time during those business trips to explore.

With Melanie Putria at a breast cancer awareness event

Foto sama "Malin Kundang" di Padang :D

Besok ada tugas ke Makassar. Lagi-lagi, tempat yang belum pernah saya kunjungi. Walau mungkin tidak banyak waktu untuk jalan-jalan, but it's a welcome change, of course. And I can't wait to set my foot in Sulawesi ≧^◡^≦

Untuk tugas di Makassar ini, saya tidak akan didampingi (or well, mendampingi) manager saya. Saya lah yang harus pegang kontrol. Bukan berarti karena saya sudah dipercaya sepenuhnya, sih. Cuma memaang para senior manager itu sedang berhalangan hadir, karena acaranya dadakan. Nanti saya akan didampingi seorang senior executive assistant, karena sendirian tugas ke daerah yang di luar Jawa itu agak rawan. Dan mbak executive assistant ini juga sudah sangat berpengalaman untuk meng-handle masalah-masalah printilan, so I guess I would be fine.

Beberapa isi briefing mbak manager buat saya adalah:
1. Pakai baju monochrome, biar keliatan dewasa dikit (maklum, baby face hahahaha)
2. Jangan pake eyeliner biru (aaww ◡__◡)
3. Suaranya harus lebih keras dan tegas (soalnya terlalu lembut? hahaha)

Well, I guess that's it for now. She trust me that I can do it. Doakan saya yah~ :D



Nov 26, 2013

Of "Beauty" Shopping and Reminder from God...

I know, I know, it's such a weird title, hahaha... But you'll see why I put that title ;p

So here's the thing. Life's been a little stressful as of late. It probably contributes to my rising level of interest in beauty and skincare products. I mean, when I feel tired, of course I'd want to relax myself a bit and give myself more 'attention', so to speak.

For the past three days, there has been a drama involving a cute, adorable cat (will probably write a separate entry about it once the problem finds some light). Anyways it's a little draining to me. Today, I felt kind of really tired and decided to go to a nearby supermarket and probably buy some affordable drugstore skincare products.

I ended up with these:

image

  1. Citra Night Whitening hand and body lotion - smells nice, haven't tried this though. Will do right before bed tonight :D
  2. Citra Pearly White UV Nutri-Serum 3D Glow - I think it's actually a body lotion, just with serum added. Supposedly we use this twice a day after bath. I did try this after a good long bath with a body scrub. It has a ice scent and got absorbed by the skin quite fast. The floral scent lingers after one hour of using it too. My skin feels moist and soft now. Will probably write on this after regular use and see if it's good for me :)
  3. Olay Natural White Rich Day Lotion - bought this just because I need some kind of cream to moisturize my face. Just tried it tonight, too. It did moisturize my face fairly well. My skin feels soft and supple up to now (one hour after using). Dunno about the whitening though, won't expect much from a drugstore product.
Anyways. So, at that very same supermarket, I met with this volunteer from UNICEF. From the first time she greeted me, i already thought, 'Ah. This is probably a sign for me to not spend my money only on 'useless' things like makeup and skincare products. And other unimportant things I sometimes tend to buy on a whim.

Long story short, I agreed to participate in their long-term donation program. UNICEF Indonesia is focusing on helping Indonesian children, especially those in remote areas, to get basic healthcare and education.

image

The monthly donation plan is something I can afford, so I thought, why not? It's using auto-debet system from my credit card, so it's very practical. When helping people is made easy for you, no reason to not join, right? :)

Anyways if you are interested in donating in this program and you live in Jakarta, go visit them at Plasa Senayan. Alternatively, you can visit them on:

image

Sharing is caring! And you have to admit it feels good when you can do good things for other people, right? :)
That's all for today. Cheers!

Nov 20, 2013

"What's in Your Bag?"

For god knows how long, I am often complaining about my shoulder hurting and how heavy may bag is, yadda, yadda... So one day, when I was out with Le BF and I complained about my shoulder for the nth time, he was like:

"What do you carry in your bag anyway? Why is it so heavy?"

Well. "Stuff?" I said.

We happened to be at some resto at the time, so he kind of just opened my bag and took a peek inside, and well.



The usual stuff, right? Doesn't look like a lot of things are in there anyway. Wallet, glasses case, a couple of pens, a pack of tissue, a notebook...

And then he came across this:


It's actually my 'beauty case' or whatever you call it, haha. It's a little big, perhaps, and he claimed this to be really heavy. I don't think it's that heavy, but. Anyway as you could peek from the picture, it contains just the standard makeup thingy, right? 

Though admittedly, maybe I put in a little more than what I really use. But I don't want my makeup to be scattered everywhere, so it's easier to just put it in one container.

So what's exactly inside this red beauty case?


Okay, THAT's a lot of stuff, for someone who (used to) claim to dislike wearing makeup, hahaha! I do use these (not everything at once, of course) on an almost daily basis, though. Most of them are drugstore products, and they just kinda piling up overtime. Before I knew it, I have a bunch of makeup, hahahaha... 

Shall we see what I have there?

FACE


  1. Rohto Mentholatum Face on Face Nourishing Loose Powder - Got this for free from a classmate, because it did not suit her rather dark complexion. It's actually pretty nice for an affordable drugstore product. Though because it's still new, it might not be available in smaller cities. Also, I'm not sure if it's distributed outside Indonesia, since it's made locally here.
  2. The Body Shop Lip & Cheek Stain - I use this for blush on. I really like how natural and long-lasting it is :D
  3. Inez Color Contour Plus Blusher: 08 Gold Dipped Brick - This is a local brand, but it's quite good too. I like the color. I always think peach/coral/orange color suits my skin best.

EYES


  1. LINGMEI Two-headed Dual-use Big Eye Eyeliner - Better known as Harajuku eyeliner here. In case it's not obvious, I bought it just because of the packaging. It's a Japanese doll! Anyway for something so cheap, this is surprisingly good and long-lasting! The applicator is hard so it's easy for people like me who only have half-decent makeup technique :D
  2. Viva Queen Eye Brow Pencil: Brown - Just something I bought at a nearby mini mart. Even though it's a budget price, it's quite long-lasting and easy to use. 
  3. Maybelline EYESTUDIO Hyper Glossy Liquid Liner in black - I think this is the first liquid eyeliner I can actually apply properly, hahaha.
  4. Revlon ColorStay 12 Hour Eye Shadow: 03 Neutral Khakis - It's actually my mom's. Now that I barely use this quad, I'll probably give it back to her, hahaha...
  5. Too Cool for School Glam Rock Urban Shadow #7 Rock Black - Something I bought just because. I barely even use this though...
  6. Inez Color Contour Plus Loose Eyeshadow Powder: 02 Aztec Gold - this will last for YEARS, I can tell. Aside of being rarely used (it's very flashy!), the powder eyeshado has such a storng color that you need only a tiny wee bit of it each time you apply. I've used this a number of times before but it looks as if it's never used. 
  7. Too Cool for School Up to You Multi Eyecolor: #1 Snow White, #4 Pastel Green and #6 Orange Coral - Koreans have funny names for makeup, don't they? Anyway these were actually sold separately, but they can be put into one box together. I should have bought one more so the position isn't awkward like that, hahaha...

LIP(BALM)s


  1. VOV Tell Me your Wish~!: #3 Coral Rabbit - Another Korean-made product. It gives a nice, tinted color (though it's more pink than coral) and smells really nice! My fave for now :D
  2. The Body Shop BORN LIPPY: Strawberry - Something that does what it should, moisturizing and giving a sheer color. Just enough not to look pale.
  3. Oriflame Tender Care: Vanilla - Bought this just because a classmate was selling a gift set containing four of these. There were Cherry, Chocolate, Almond and Vanilla. But two of my friends already claimed Cherry and almond so I was left with chocolate and Vanilla. I asked le BF which one he would prefer and he said vanilla, so. There it is. Anyway it doesn;t give any color but it smooth out chapped lips in an instant!.

LIP(STICK)s


Here comes the fun part. A couple of weeks ago, I met up with Ty from my old office. When she saw these, she was like, "Why do you have so many lipsticks?!" Hahaha I don't even know. But again, I didn't buy these within a short time range :D
  1. Etude House Dear My Blooming Lips-Talk #OR201 Amazing Coral - Another weird naming from Koreans hahaha. I'm torn about this one. I don't like the texture, and it's kind of drying if I didn't wear it with a lip balm. but I like the color. But it doesn't last long. But the packaging is cute.... *shot*  
  2. Caring Colours Moisturizer Rich Lip Colour: #5 Pink Marshmallow - This one has a light, moisturizing texture, though yes the color is barely visible. It just blends with my natural lip color and will look like I'm not wearing lipstick at all, except for the slight shine to my lips. It does make my lips soft though.
  3. Revlon Colorburst Lipstick #075 Peach - My fave color of all. It has just the right peach shade that I like sooo much! It transfers easily though, and I drink like a fish so it wouldn't last that long on my lips :( 
  4. Etude House Look at My Lips Lipstick #7 - Mom just gave me this one, because the color was too subtle for her and she didn't like it. Me? I'm all for subtle, peachy and nude colors hahahah. Though sometimes I want something brighter too.
  5. Shijing Kimono Doll Fruit Lip Balm - Had a hard time figuring out what the brand of this cutie is, since it's only generally known as "harajuku/kimono doll ip balm" here, hahaha... Anyway, this IS a lip balm, but I categorized this as a lipstck because it gives you a very vibrant pink color, so at times I really just dab it lightly to my lips to avoid getting that 'too much' color. Plus point? long-lasting color.
  6. The Body Shop Colourglide Lip Colour #49 Berry Shimmer - This one, I think, is one of the oldest of this bunch. I can't remember if I had this before the Caring Color one or vice versa. Anyway, I actually like the subtle color of this, but it's ow difficult to apply without a brush.

Here's an extra on what I'm using everyday too:



I love this, it gives me that sheer coverage, just enough to even out my skin tone and makes my skin glow without looking like I'm wearing a mask. It brightens my skin a bit too, and it feels light on my face. Usually I'd use this and then put on my make up before finishing it with my loose powder so the makeup color would be more blending with my skin. 

This is quite long-lasting too. My T-zone doesn't get oily for a looooong time. So yay for this :D






Anyway. That's about it. I notice that now I have interest in makeup and skincare products. Maybe because I have more time for myself now, hahah...

Will probably write another #MeTalkPretty entry when i buy something interesting. Ciao for now <3

Bonus: A photo I took this morning :)




Oct 23, 2013

Pretty Pinky Monas


Jadi hari Senin, ketika sedang lembur mempersiapkan event klien besoknya, tiba-tiba mbak Manager bilang kita perlu foto Monas yang mulai malam itu berwarna Pink, thanks to Philips LED yang memang sejak tahun lalu dipasang untuk menyinari Monas sebagai rangkaian program Kota Terang Hemat Energi mereka. Nah, dari tanggal 21-27 Oktober 2013 ini, Monas bakalan bermadikan cahaya pink dalam rangka Breast Cancer Awareness month.

Sebenarnya yang disuruh pergi motret cuma dua orang lelaki di kantor, yang pada saat itu sudah pada mau pulang karena kerjaan sudah beres. Tapi dasar lagi pada stres kebanyakan lembur, akhirnya saya dan dua gadis budak ahensi lainnya minta ikut karena sudah saking suntuknya sama kerjaan.

Jadilah kami ngebolang ke Monas malam-malam, naik mobil kantor pula. Di sana, sementara si mas yang satu sibuk motret, salah satu temen saya malah langsung girang nyewa skuter dan keliling-keliling naik skuter pink itu. Saya nyoba skuternya cuma buat foto doang:



Anyway, ini foto-foto Monas centil~ hahaha~







Begitulah, field trip to Monas di malam hari. Walaupun habis itu harus balik kantor dan lanjut lembur sampai tengah malam, tapi lumayan senang juga bisa jalan-jalan.

The perks of this job, I guess... :)



Aug 15, 2013

Aug 7, 2013

Jul 30, 2013

Puasa dan Ritme Kerja

Puasa seharusnya memperkuat iman seseorang. Tapi, mungkin cuma saya aja ya, stamina saya menurun cukup drastis, haha...

Jujur, produktifitas agak terganggu. Setelah laporan rutin pagi hari selesai, pasti saya terlalu lemas/distracted untuk ngerjain yang lain. Ditambah lagi, kondisi badan juga sedang kurang fit, jadi akhirnya dari siang sampai buka itu kerjaan gak maksimal.

Saya baru berenergi lagi setelah buka. Artinya apa? Selama puasa ini say abanyak lembur karena baru setelah buka, saya bsia kerja lagi. Hahaha... biar deh, saya gak minta lemburan, walopun jam segini (22.20) masih di kantor juga.

Semangat!!



Jul 25, 2013

Prisma #EdisiRamadhan

Hari Jumat lalu, saya meninggalkan kantor lebih cepat karena harus mengurusi take home assignment untuk UAS di kampus. Saking sibuknya ujian, ketika grup di LINE sedang ramai, saya tidak begitu memperhatikan. Sekilas, saya membaca sesuatu tentang Kebaya Encim dan photo session, tapi saya pikir, Ah, bercanda...

Senin pagi, ketika mengecek email kantor, saya menemukan email ini:



Kontan, saya kelabakan. Waktu itu saja sudah hari Senin, gimana cara saya bisa dapat kebaya dalam satu hari? Belanja hari itu juga tidak memungkinkan, karena:
  1. Malam itu saya ada ujian.
  2. Tanggal tua. Saya belum gajian. :'d
Saya langsung telepon Mama, tanya bisakah Mama carikan kebaya encim dalam satu hari? Entah pinjam atau apa. Lalu Mama mengusulkan kebaya yang saya pakai saat Prom Night SMA dulu, karena seingat Mama, itu adalah Kebaya Encim, bukan Kebaya Jawa atau Brokat.

Masalahnya, kebaya itu pertama dan terakhir saya pakai di acara itu, di tahun 2005. Dan iya, saya makin gemuk. :(

Akhirnya malam itu saya langsung mencoba kebaya lama itu, dan...

Hei, masih muat. Barely.

Jadilah pada saat photo session keesokan harinya, saya mengenakan kebaya itu :D



 









Saat itu saya sempet mikir, kantor saya tuh ada-ada aja sih, tapi di tengah kesibukan yang monoton, kegiatan seperti ini cukup jadi penyegaran juga. Yang seperti ini lah yang bikin kami-kami betah kerja di sini, hahaha...