Showing posts with label random. Show all posts
Showing posts with label random. Show all posts
Aug 22, 2014
May 13, 2014
(Yang Katanya) Mimpi Setiap Wanita
Katanya, setiap wanita pasti bermimpi untuk menikah. Walaupun aku tahu belum tentu juga, karena aku kenal beberapa teman wanita yang tidak ingin menikah atau bahkan menganggap perikahan hanyalah semacam tuntutan sosial yang merepotkan.
Buat aku pribadi sih, mungkin ketimbang mimpi, pernikahan bagiku itu adalah suatu fase kehidupan yang sudah sewajarnya akan dilalui. Sampai usiaku yang sudah mencapai pertengahan duapuluhan pun, aku tidak pernah benar-benar memikirkan soal itu. Di saat teman-teman kantor yang sepantaran mulai membicarakan konsep pernikahan yang mereka inginkan, aku bahkan tidak pernah membayangkan pesta perikahan impianku.
Saat ini, salah seorang teman dekat sedang sibuk mempersiapkan pernikahannya. Kesamaan hobi membawa kami bertemu di dunia maya. Dia adalah satu dari sedikit orang yang akan kuladeni untuk diskusi megenai hal-hal absurd di tengah malam, bahkan sampai pagi menjelang. Orang yang menemaniku begadang hampir setiap hari di suatu Desember 2011 untuk menyelesaikan proyek fanfiction. Dan sekarang, orang itu akan menikah.
Di usiaku sekarang, sebenarnya wajar saja dikelilingi oleh teman-teman yang akan dan sudah menikah. Tapi memang aku tidak pernah memperhatikan seperti apa mereka mempersiapkan pernikahannya. Baru sekarang aku ngeh betapa ribetnya mempersiapkan pernikahan, mulai dari menentukan tema atau konsep, pemilihan venue, kostum, dan banyak printilan lainnya. Pantas saja banyak yang terkena marriage blue dan stres sebelum pernikahan.
Rasa ingin tahu membawaku menjelajah dunia maya untuk melihat seperti apa sih, konsep pernikahan yang menarik? Dan dari situlah, di usia 26, baru aku terpikirkan jika aku menikah nanti, seperti apa resepsi yang aku inginkan.
Pacarku saat ini orangnya introvert dan pendiam. Dia dari awal bilang, kalau nanti kami menikah, dia tidak mau pesta besar dengan banyak undangan. Cukup keluarga dan teman-teman terdekat saja. Nah, bayanganku akan resepsi pernikahan yang aku inginkan sekarang ini cocok dengan keinginan pacarku itu. Aku sendiri tidak ingin pesta besar-besaran.
Tema yang kuinginkan mungkin lebih kepada sesuatu yang sederhana dengan banyak dekorasi handmade. Kalau melihat DIY Wedding ideas di internet, sepertinya tema ini akan menarik sekali untuk diterapkan, dan biayanya juga bisa lebih murah.Kenapa aku ingin tema DIY? Karena aku ingin sentuhan yang personal dan berkarakter. Yang sederhana tapi memorable.
Ah, buat apa juga aku membicarakan soal tema pernikahan sekarang ya? Toh aku belum ada rencana menikah dalam waktu dekat, hahaha...
But, well, a girl can dream ;)
*foto-foto dari pernikahan Ratna Ariyanti & Heru Lesmana Syafei yang diadakan 14 Februari lalu.
Buat aku pribadi sih, mungkin ketimbang mimpi, pernikahan bagiku itu adalah suatu fase kehidupan yang sudah sewajarnya akan dilalui. Sampai usiaku yang sudah mencapai pertengahan duapuluhan pun, aku tidak pernah benar-benar memikirkan soal itu. Di saat teman-teman kantor yang sepantaran mulai membicarakan konsep pernikahan yang mereka inginkan, aku bahkan tidak pernah membayangkan pesta perikahan impianku.
Saat ini, salah seorang teman dekat sedang sibuk mempersiapkan pernikahannya. Kesamaan hobi membawa kami bertemu di dunia maya. Dia adalah satu dari sedikit orang yang akan kuladeni untuk diskusi megenai hal-hal absurd di tengah malam, bahkan sampai pagi menjelang. Orang yang menemaniku begadang hampir setiap hari di suatu Desember 2011 untuk menyelesaikan proyek fanfiction. Dan sekarang, orang itu akan menikah.
Di usiaku sekarang, sebenarnya wajar saja dikelilingi oleh teman-teman yang akan dan sudah menikah. Tapi memang aku tidak pernah memperhatikan seperti apa mereka mempersiapkan pernikahannya. Baru sekarang aku ngeh betapa ribetnya mempersiapkan pernikahan, mulai dari menentukan tema atau konsep, pemilihan venue, kostum, dan banyak printilan lainnya. Pantas saja banyak yang terkena marriage blue dan stres sebelum pernikahan.
Rasa ingin tahu membawaku menjelajah dunia maya untuk melihat seperti apa sih, konsep pernikahan yang menarik? Dan dari situlah, di usia 26, baru aku terpikirkan jika aku menikah nanti, seperti apa resepsi yang aku inginkan.
Pacarku saat ini orangnya introvert dan pendiam. Dia dari awal bilang, kalau nanti kami menikah, dia tidak mau pesta besar dengan banyak undangan. Cukup keluarga dan teman-teman terdekat saja. Nah, bayanganku akan resepsi pernikahan yang aku inginkan sekarang ini cocok dengan keinginan pacarku itu. Aku sendiri tidak ingin pesta besar-besaran.
Ah, buat apa juga aku membicarakan soal tema pernikahan sekarang ya? Toh aku belum ada rencana menikah dalam waktu dekat, hahaha...
But, well, a girl can dream ;)
*foto-foto dari pernikahan Ratna Ariyanti & Heru Lesmana Syafei yang diadakan 14 Februari lalu.
Mar 6, 2014
Jan 23, 2014
Jadi Ceritanya Saya Ketagihan Main Game...
Disney City Girl, of all things. .___.
Ini 'rumah'ku, hahaha... Kangen sekali main game yang bisa dekor rumah sambil gonta-ganti baju ala The Sims :D
Disney City Girl ini seperti gabungan antara The Sims Social sama Sorority Life, game yang pernah saya mainkan sekitar tiga tahun silam di Facebook juga. Sayangnya karena tidak ada karakter cowok di game ini, jadi gak bisa 'pacaran'deh, hahaha...
Anyway. Selain DCG ini, yang belakangan banyak menghabiskan waktu saya (di samping kerjaan dan tugas kuliah) adalah...
Ya, saya memang suka horror, walaupun penakut. Dan di blog ini, banyak sekali cerita horror menarik yang tidak seperti cerita-cerita kebanyakan yang beredar di internet. Tapi buat yang penakut banget gak disarankan sih, nanti malah kebayang-bayang :D
Segitu dulu deh update dari saya. Mending juga ada yang baca, hahaha... ciao.
Ini 'rumah'ku, hahaha... Kangen sekali main game yang bisa dekor rumah sambil gonta-ganti baju ala The Sims :D
Disney City Girl ini seperti gabungan antara The Sims Social sama Sorority Life, game yang pernah saya mainkan sekitar tiga tahun silam di Facebook juga. Sayangnya karena tidak ada karakter cowok di game ini, jadi gak bisa 'pacaran'deh, hahaha...
Anyway. Selain DCG ini, yang belakangan banyak menghabiskan waktu saya (di samping kerjaan dan tugas kuliah) adalah...
Ya, saya memang suka horror, walaupun penakut. Dan di blog ini, banyak sekali cerita horror menarik yang tidak seperti cerita-cerita kebanyakan yang beredar di internet. Tapi buat yang penakut banget gak disarankan sih, nanti malah kebayang-bayang :D
Segitu dulu deh update dari saya. Mending juga ada yang baca, hahaha... ciao.
Oct 23, 2013
Pretty Pinky Monas
Jadi hari Senin, ketika sedang lembur mempersiapkan event klien besoknya, tiba-tiba mbak Manager bilang kita perlu foto Monas yang mulai malam itu berwarna Pink, thanks to Philips LED yang memang sejak tahun lalu dipasang untuk menyinari Monas sebagai rangkaian program Kota Terang Hemat Energi mereka. Nah, dari tanggal 21-27 Oktober 2013 ini, Monas bakalan bermadikan cahaya pink dalam rangka Breast Cancer Awareness month.
Sebenarnya yang disuruh pergi motret cuma dua orang lelaki di kantor, yang pada saat itu sudah pada mau pulang karena kerjaan sudah beres. Tapi dasar lagi pada stres kebanyakan lembur, akhirnya saya dan dua gadis budak ahensi lainnya minta ikut karena sudah saking suntuknya sama kerjaan.
Jadilah kami ngebolang ke Monas malam-malam, naik mobil kantor pula. Di sana, sementara si mas yang satu sibuk motret, salah satu temen saya malah langsung girang nyewa skuter dan keliling-keliling naik skuter pink itu. Saya nyoba skuternya cuma buat foto doang:
Anyway, ini foto-foto Monas centil~ hahaha~
Begitulah, field trip to Monas di malam hari. Walaupun habis itu harus balik kantor dan lanjut lembur sampai tengah malam, tapi lumayan senang juga bisa jalan-jalan.
The perks of this job, I guess... :)
Sep 10, 2013
Suatu renungan di tengah malam.
Manusia itu sering di-troll sama perasaannya. Pada satu waktu, kau dibuat berpikir kau sangat menginginkan sesuatu tanpa tahu kenapa. Lalu kau mulai berusaha. Terus, terus mencoba
Berharap mendapatkannya meski kau harus menghianati prinsip dan hal-hal yang selama ini kau yakini.
Dan disaat kau bisa menggenggamnya, perlahan ia berubah. Bukan hanya perasaanmu, tetapi juga 'sesuatu' di dalam genggamanmu itu.
Lalu kau akan mulai bertanya. Kenapa dulu aku sangat menginginkannya? Apa yang kuharapkan darinya? Apa yang bisa kuharapkan darinya?
Is this really what I wanted?
Kau tak bisa menemukan jawaban. Yang kau tahu, kau enggan melepaskan genggamanmu--takut kehilangan hal penting yang sesungguhnya sudah berubah.
Tapi kau masih merindukannya.
Jakarta, 10 September 2013
Dalam kamar yang dibiarkan berantakan.

Berharap mendapatkannya meski kau harus menghianati prinsip dan hal-hal yang selama ini kau yakini.
Dan disaat kau bisa menggenggamnya, perlahan ia berubah. Bukan hanya perasaanmu, tetapi juga 'sesuatu' di dalam genggamanmu itu.
Lalu kau akan mulai bertanya. Kenapa dulu aku sangat menginginkannya? Apa yang kuharapkan darinya? Apa yang bisa kuharapkan darinya?
Is this really what I wanted?
Kau tak bisa menemukan jawaban. Yang kau tahu, kau enggan melepaskan genggamanmu--takut kehilangan hal penting yang sesungguhnya sudah berubah.
Tapi kau masih merindukannya.
Jakarta, 10 September 2013
Dalam kamar yang dibiarkan berantakan.

Jul 26, 2013
Langkah
Dua orang yang berjalan bersama,
Tak selalu berada di 'tempat yang sama'.
Yang satu berjalan dengan alasan,
Dengan tujuan dan harapan yang jelas.
Yang lain berjalan tanpa tahu akan kemana,
Terdorong keinginan untuk bersama,
Setidaknya untuk sekarang saja.
Ketika yang satu menyatakan kemana tujuan mereka,
Yang lain terdiam, bimbang karena belum terbayang.
Tetapi tak mengapa.
Mereka tetap berjalan bersama.
Di tengah keraguan,
Kebimbangan,
Perbedaan.
Karena satu alasan;
Ingin terus bersama.
Itu saja.
Tak selalu berada di 'tempat yang sama'.
Yang satu berjalan dengan alasan,
Dengan tujuan dan harapan yang jelas.
Yang lain berjalan tanpa tahu akan kemana,
Terdorong keinginan untuk bersama,
Setidaknya untuk sekarang saja.
Ketika yang satu menyatakan kemana tujuan mereka,
Yang lain terdiam, bimbang karena belum terbayang.
Tetapi tak mengapa.
Mereka tetap berjalan bersama.
Di tengah keraguan,
Kebimbangan,
Perbedaan.
Karena satu alasan;
Ingin terus bersama.
Itu saja.
Jakarta, 26 Juli 2013
| Source: from here |
Subscribe to:
Posts (Atom)




