Tulisan opini iseng yang saya tulis buat latihan ternyata masuk halaman depan XD
Isi tulisannya seperti ini:
KabarIndonesia - DPR itu seperti Taman Kanak-Kanak. Kira-kira begitulah yang pernah dikatakan oleh almarhum Gus Dur. Melihat keadaan DPR sekarang, mungkin predikat DPR bisa bertambah menjadi “Dewan Pelawak Rakyat”, tentu saja setelah sebelumnya menyandang nama “Dewan Perkebunan Rakyat” dan “Dewan Perikanan Rakyat”.
Pejabat rakyat seharusnya disegani, namun kini acara TV dan artikel koran penuh dengan parodi dan cemooh terhadap para anggota dewan yang (konon kabarnya) terhormat ini. Dari awal tahun ini saja, DPR sudah membuat heboh dengan ‘kelakar’ perikanannya. Menyamakan ‘teman’ dengan berbagai macam ikan, persis seperti anak kecil.
Kelakuan mereka pun tak berbeda dengan bocah ingusan. Berani berbuat tak berani bertanggung jawab. Saling teriak dan saling tuding, itu yang sedang terjadi saat ini. Setelah anggaran fantastis untuk renovasi ruang rapat Banggar diketahui public, baik anggota Dewan maupun anggota Banggar beramai-ramai menuding Sekjen DPR, Nining Indra Saleh, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pemborosan uang rakyat sebesar Rp 20 miliar.
Isi tulisannya seperti ini:
DPR, Wibawamu Kini
KabarIndonesia - DPR itu seperti Taman Kanak-Kanak. Kira-kira begitulah yang pernah dikatakan oleh almarhum Gus Dur. Melihat keadaan DPR sekarang, mungkin predikat DPR bisa bertambah menjadi “Dewan Pelawak Rakyat”, tentu saja setelah sebelumnya menyandang nama “Dewan Perkebunan Rakyat” dan “Dewan Perikanan Rakyat”.
Pejabat rakyat seharusnya disegani, namun kini acara TV dan artikel koran penuh dengan parodi dan cemooh terhadap para anggota dewan yang (konon kabarnya) terhormat ini. Dari awal tahun ini saja, DPR sudah membuat heboh dengan ‘kelakar’ perikanannya. Menyamakan ‘teman’ dengan berbagai macam ikan, persis seperti anak kecil.
Kelakuan mereka pun tak berbeda dengan bocah ingusan. Berani berbuat tak berani bertanggung jawab. Saling teriak dan saling tuding, itu yang sedang terjadi saat ini. Setelah anggaran fantastis untuk renovasi ruang rapat Banggar diketahui public, baik anggota Dewan maupun anggota Banggar beramai-ramai menuding Sekjen DPR, Nining Indra Saleh, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pemborosan uang rakyat sebesar Rp 20 miliar.
